Cara Mengirim Sitemap di Google Search Console
Jawaban singkat
Cara mengirim sitemap di Google Search Console adalah membuka laporan Sitemap, menempel URL sitemap di kolom Tambahkan sitemap baru, lalu klik Kirim. Status Success berarti sitemap terbaca dan URL-nya masuk antrean crawl.

Di artikel ini
Cara mengirim sitemap di Google Search Console adalah menempel URL sitemap di laporan Sitemap, lalu menekan Kirim. Sitemap adalah file yang mendaftar halaman situs agar Google lebih mudah menemukannya.
Mengirim sitemap biasanya dilakukan saat situs baru, pindah domain, atau setelah banyak halaman baru terbit. Panduan cara mengirim sitemap ini membahas langkahnya, arti setiap status, batas file, dan cara mengecek berapa URL yang terindeks.
Bagaimana langkah mengirim sitemap?
Langkah mengirim sitemap dimulai dari memastikan file sitemap bisa diambil Google, lalu mengirim URL-nya di laporan Sitemap. Mengirim sitemap butuh izin pemilik properti.
- Pastikan sitemap sudah tayang, misalnya di https://contoh.co.id/sitemap.xml.
- Periksa URL sitemap dengan Inspeksi URL dan pastikan pengambilan halaman Berhasil.
- Buka menu Sitemap di Search Console.
- Tempel URL sitemap di kolom Tambahkan sitemap baru, lalu klik Kirim.
Pengguna tanpa izin pemilik bisa menambahkan baris Sitemap di robots.txt. Google juga bisa menemukan sitemap dari baris tersebut, tapi sitemap itu tidak tampil di laporan Sitemap. Cara memberi izin dibahas di panduan akses Search Console.
Apa arti status di laporan Sitemap?
Laporan Sitemap punya 3 status: Success (berhasil), Has errors (ada error), dan Couldn't fetch (tidak bisa diambil). Nama status di tulisan ini mengikuti antarmuka berbahasa Inggris.
| Status | Arti | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Success | Sitemap terbaca tanpa error, semua URL masuk antrean crawl | Tidak ada; cek jumlah URL terindeks secara berkala |
| Has errors | Sitemap terambil tapi sebagian isinya error; URL yang benar tetap masuk antrean | Buka detail sitemap dan perbaiki baris yang error |
| Couldn't fetch | Google tidak bisa mengambil file sitemap | Cek robots.txt, error 404, atau gangguan server, lalu kirim ulang |
Sitemap berstatus Couldn't fetch dicoba ulang oleh Google selama beberapa hari, lalu berhenti bila tetap gagal. Uji URL sitemap dengan uji live di Inspeksi URL untuk melihat penyebabnya. Cara memakai alat tersebut dibahas di panduan Inspeksi URL.
Berapa batas ukuran sitemap?
Satu sitemap maksimal berisi 50.000 URL atau berukuran 50 MB sebelum dikompres. Situs yang lebih besar memakai beberapa sitemap yang didaftar di satu file indeks sitemap.
Aturan lain dari dokumentasi Google yang perlu diikuti:
- Pakai URL lengkap dan absolut, misalnya https://contoh.co.id/produk/, bukan /produk/.
- Isi lastmod dengan tanggal perubahan penting, karena Google hanya memakainya bila selalu akurat.
- Google mengabaikan nilai priority dan changefreq.
- File indeks sitemap hanya boleh mendaftar sitemap, bukan file indeks lain.
Bagaimana mengecek berapa URL sitemap yang terindeks?
Jumlah URL sitemap yang terindeks terlihat di laporan Pengindeksan halaman setelah difilter berdasarkan sitemap. Kolom Halaman yang ditemukan di laporan Sitemap hanya menghitung URL yang terbaca, bukan yang terindeks.
Bandingkan jumlah URL terindeks dengan jumlah URL di sitemap setiap bulan. Selisih yang besar menandakan banyak halaman belum terindeks. Penyebabnya dibahas di panduan halaman tidak diindeks.
Laporan bulanan bisa memuat jumlah URL di sitemap, jumlah yang terindeks, dan perubahannya dari bulan lalu. Recalytics menyusun data Search Console setiap klien menjadi laporan bulanan, termasuk status indeks halaman penting.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah sitemap perlu dikirim ulang setiap ada halaman baru?
Tidak perlu. Google membaca ulang sitemap yang sudah dikirim, dan tanggal lastmod membantu menandai halaman yang berubah.
Apakah menghapus sitemap dari laporan membuat Google melupakannya?
Tidak. Pakai robots.txt, hapus file, atau beri header noindex untuk menghentikan Google mengunjungi URL tersebut.
Apakah blog butuh sitemap?
Blog dengan sedikit halaman yang saling bertaut biasanya tetap ditemukan Google. Sitemap tetap membantu untuk halaman baru dan situs besar.
Sumber
Tim Recalytics menulis panduan pelaporan SEO dan analitik untuk agensi digital dan pemilik website, berdasarkan dokumentasi resmi Google dan data Search Console serta GA4.