Cara Membaca Laporan Core Web Vitals di Search Console
Jawaban singkat
Laporan Core Web Vitals di Search Console menilai kecepatan muat (LCP), respons interaksi (INP), dan stabilitas tata letak (CLS) dari data pengguna Chrome nyata. Setiap grup URL dinilai Baik, Perlu perbaikan, atau Buruk per perangkat.

Di artikel ini
- Apa saja metrik di laporan Core Web Vitals?
- Bagaimana status grup URL ditentukan?
- Mobile dan desktop dinilai terpisah
- Grafik dan tabel bisa berbeda jumlahnya
- Bagaimana cara memvalidasi perbaikan Core Web Vitals?
- Apakah Core Web Vitals memengaruhi peringkat?
- Bagaimana melaporkan Core Web Vitals ke klien?
- Pertanyaan yang sering muncul
Laporan Core Web Vitals di Search Console adalah laporan yang menilai pengalaman halaman dari data pengguna Chrome nyata, dengan 3 metrik: LCP, INP, dan CLS. Di antarmuka bahasa Indonesia, laporan Core Web Vitals bernama Data Web Inti.
Klien biasanya bertanya soal laporan Core Web Vitals setelah melihat banyak URL berstatus Buruk di Search Console. Panduan ini membahas arti setiap metrik, cara status ditentukan, cara memvalidasi perbaikan, dan cara melaporkannya ke klien.
Apa saja metrik di laporan Core Web Vitals?
Laporan Core Web Vitals memakai 3 metrik: LCP untuk kecepatan muat, INP untuk respons interaksi, dan CLS untuk stabilitas tata letak. Setiap metrik dinilai pada persentil ke-75, artinya 75% kunjungan sama atau lebih baik dari angka yang tampil.
| Metrik | Yang diukur | Baik | Perlu perbaikan | Buruk |
|---|---|---|---|---|
| LCP (Largest Contentful Paint) | Waktu sampai konten terbesar di layar selesai dimuat | 2,5 detik atau kurang | sampai 4 detik | lebih dari 4 detik |
| INP (Interaction to Next Paint) | Waktu halaman merespons klik, ketukan, atau tombol keyboard | 200 ms atau kurang | sampai 500 ms | lebih dari 500 ms |
| CLS (Cumulative Layout Shift) | Pergeseran tata letak yang tidak diduga saat halaman dibuka | 0,1 atau kurang | sampai 0,25 | lebih dari 0,25 |
Angka di tabel adalah batas resmi dari dokumentasi Search Console. Data berasal dari Chrome UX Report (CrUX), yaitu data kunjungan pengguna Chrome nyata, bukan hasil uji di laboratorium.
Bagaimana status grup URL ditentukan?
Status grup URL ditentukan oleh metrik terburuknya di perangkat tersebut. Grup dengan CLS Buruk tetap berstatus Buruk walaupun LCP dan INP-nya Baik.
Search Console mengelompokkan URL yang pengalamannya mirip ke dalam satu grup. Status grup berlaku untuk semua URL di dalamnya. Grup yang datanya kurang digabung ke grup origin, yaitu semua URL di bawah satu protokol dan host.
Mobile dan desktop dinilai terpisah
Mobile dan desktop punya status masing-masing. Satu URL bisa berstatus Baik di desktop dan Perlu perbaikan di mobile, jadi buka kedua laporan sebelum menyimpulkan.
Grafik dan tabel bisa berbeda jumlahnya
Grafik menghitung setiap URL satu kali, sesuai masalah terlambatnya. Tabel menghitung setiap masalah, sehingga satu URL bisa muncul di 2 sampai 3 baris.
Bagaimana cara memvalidasi perbaikan Core Web Vitals?
Cara memvalidasi perbaikan adalah membuka masalahnya di laporan, lalu memilih Mulai pelacakan setelah perbaikan selesai. Search Console lalu memantau URL tersebut selama 28 hari.
Langkah memvalidasi perbaikan diawali dari daftar masalah di laporan:
- Perbaiki halaman, lalu uji hasilnya dengan PageSpeed Insights atau Lighthouse.
- Buka masalah yang sudah diperbaiki di laporan Core Web Vitals.
- Klik Mulai pelacakan untuk membuka jendela pemantauan 28 hari.
- Tunggu status validasi berubah menjadi Lulus atau Gagal.
Masalah dianggap selesai hanya bila tidak muncul di semua URL selama 28 hari penuh. Mulai pelacakan tidak memicu Google mengindeks ulang halaman.
Perbaiki · PageSpeed Insights
Uji halaman setelah diperbaiki. Hasil uji laboratorium hanya perkiraan, karena status di Search Console tetap memakai data pengguna nyata.
Mulai pelacakan · Hari 1
Search Console mulai memantau URL yang terdampak masalah tersebut.
Pemantauan · 28 hari
Data CrUX dihitung dari jendela 28 hari, jadi perbaikan baru terlihat penuh setelah jendela itu berganti.
Hasil · Lulus atau Gagal
Lulus berarti masalah tidak muncul lagi di semua URL. Gagal berarti masalah masih ada di minimal 1 URL.
Apakah Core Web Vitals memengaruhi peringkat?
Core Web Vitals termasuk sinyal pengalaman halaman yang dipakai sistem peringkat Google, tetapi bukan satu-satunya sinyal. Dokumentasi Google menyebut skor yang baik tidak menjamin halaman berada di urutan teratas.
Google juga menulis bahwa penelusuran tetap menampilkan konten yang paling relevan walaupun pengalaman halamannya kurang baik. Cek penyebab lain sebelum mengaitkan trafik yang turun dengan Core Web Vitals. Daftar penyebabnya ada di panduan trafik organik turun.
Bagaimana melaporkan Core Web Vitals ke klien?
Laporkan Core Web Vitals sebagai jumlah URL per status untuk mobile dan desktop, lalu bandingkan dengan bulan sebelumnya. Klien lebih mudah membaca perubahan status daripada angka milidetik.
Isi bagian Core Web Vitals di laporan bulanan bisa mengikuti urutan berikut:
- Jumlah URL Baik, Perlu perbaikan, dan Buruk untuk mobile dan desktop.
- Masalah utama, misalnya LCP lebih dari 2,5 detik, beserta contoh grup URL-nya.
- Perbaikan yang sudah dikerjakan dan status validasinya.
- Tanggal mulai pelacakan, supaya klien tahu kapan hasilnya bisa dicek.
Bagian Core Web Vitals biasanya masuk ke bagian teknis laporan SEO bulanan. Recalytics menampilkan LCP, INP, dan CLS pengguna nyata untuk mobile dan desktop di slide teknis laporan bulanan, lengkap dengan perbandingan 4 minggu sebelumnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa beda hasil PageSpeed Insights dan laporan Core Web Vitals?
PageSpeed Insights menampilkan uji laboratorium dan data pengguna nyata. Laporan Core Web Vitals di Search Console hanya memakai data pengguna nyata.
Berapa lama status berubah setelah perbaikan?
Status mengikuti jendela data 28 hari. Perubahan penuh biasanya terlihat setelah 28 hari sejak perbaikan aktif.
Apakah FID masih dipakai?
Tidak. INP menggantikan FID sebagai metrik respons di Core Web Vitals sejak 12 Maret 2024.
Sumber
Tim Recalytics menulis panduan pelaporan SEO dan analitik untuk agensi digital dan pemilik website, berdasarkan dokumentasi resmi Google dan data Search Console serta GA4.